Hallo shareaddict, masih semangat belajar statistiknya? yap jangan lewatkan tutorial mengenai chapter Normal Distribution kali ini.

Sebelum kalian nonton video tutorial berikut, ada baiknya untuk baca sepintas mengenai normal distribution dan download juga bahan tutorial berikut CONTINOUS PROBABILITY.

Apa itu Normal Distribution?

Normal Distribution merupakan suatu alat statistik yang sangat penting untuk menaksir dan meramalkan peristiwa-peristiwa yang lebih luas. Normal Distribution disebut juga dengan distribusi Gauss untuk menghormati Gauss sebagai penemu persamaannya (1777-1855). Menurut pandangan ahli statistik, distribusi variabel pada populasi mengikuti normal distribution.  Distribusi normal paling banyak digunakan dalam berbagai analisis statistika. Banyak sekali kejadian ataupun fenomena baik dalam ilmu sosial maupun ilmu alam yang dapat dihitung melalui pendekatan dengan mengikuti distribusi normal. Normal Distribution banyak digunakan dalam berbagai distribusi dalam statistika, dan kebanyakan pengujian hipotesis mengasumsikan normalitas suatu data.

Normal Distribution baku adalah distribusi normal yang memiliki rata-rata nol dan simpangan baku satu. Distribusi ini juga dijuluki kurva lonceng (bell curve) karena grafik fungsi kepekatan probabilitasnya mirip dengan bentuk lonceng. Normal Distribution memodelkan fenomena kuantitatif pada ilmu alam maupun ilmu sosial. Beragam skor pengujian psikologi dan fenomena fisika seperti jumlah foton dapat dihitung melalui pendekatan dengan mengikuti normal distribution.

Normal Distribution pertama kali diperkenalkan oleh Abraham DeMoivre (1733) sebagai pendekatan normal distribution untuk n besar. Selanjutnya dikembangkan oleh Pierre Simon de Laplace dan dikenal dengan Teorema Moivre – Laplace. Laplace menggunakan distribusi normal untuk analisis galat suatu eksperimen. Suatu data membentuk distribusi normal jika jumlah data di atas dan di bawah mean adalah sama. Normal Distribution berupa kurva berbentuk lonceng setangkup yang melebar tak berhingga pada kedua arah positif dan negatifnya.

Ciri-ciri kurva normal :
1. Bentuk kurva normal

  • Menyerupai lonceng (genta/bel).
  • Merupakan suatu poligon yang dilicinkan yang mana ordinat (sumbu tegak) merupakan frekuensi dan absisnya (sumbu alas) memuat nilai variabel.
  • Simetris.
  • Luas daerah merupakan nilai rata-rata (mean).
  • Luas daerah sebelah kiri dan kanan mendekati 50%.
  • Memiliki satu modus (disebut juga bimodal)

2. Daerah kurva normal

  • Merupakan ruangan yang dibatasi daerah kurva dengan absisnya (sumbu alas).
  • Luas daerah biasanya dinyatakan dalam persen atau proporsi.

Distribusi normal dipengaruhi oleh dua parameter, yaitu mean dan standar deviasi.
Mean menentukan lokasi pusat statistik dan standar deviasi menentukan lebar dari kurva normal.

Oia jangan lupa untuk download Tabel Z berikut ini Tabel Z.