Berikut adalah contoh penyusunan metodologi penelitian kualitatif dengan menggunakan konsep The DART Value Co-Creation yang diambil dari paper karya Ahmad Khoiruddin dengan objek penelitian Zocha akar wangi. Baca:

Kumpulan Penelitian Mengenai Kelompok Usaha Bersama Zocha, UKM Akar Wangi Garut

Jenis Penelitian

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif eksploratif. Penelitian eksploratif merupakan jenis penelitian yang berusaha menggali dan menginterpretasikan fenomena yang sedang berkembang. Penelitian eksploratif digunakan untuk menggali data sehingga dapat memberikan pemahaman dan pengertian yang mendalam untuk objek penelitian.

Penelitian eksploratif dilakukan untuk tujuan penjelajahan atau penjajakan agar lebih mengenal dan mengetahui gambaran mengenai suatu gejala sosial, dalam Silalahi (2009:24). Penelitian eksploratif adalah penelitian yang bertujuan menghimpun informasi awal yang akan membantu upaya menetapkan masalah dan merumuskan hipotesis, dalam Kotler & Armstrong (2012:122).

Metodologi penelitian yang digunakan penulis dalam menyusun penelitian ini adalah metodologi penelitian kualitatif karena membutuhkan naratif yang menjelaskan struktur dan isi pembicaraan yang dikemas menurut versi subjek sendiri yang juga menggambarkan nilai dan kepercayaan subjek tentang sebuah proses. Sugiyono (2013) mengemukakan bahwa metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci, teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi (gabungan), analisis data bersifat induktif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna daripada generalisasi.

Hasil penelitian akan diolah menggunakan software atlas.ti dimana setiap wawancara akan dikodekan berdasarkan variabel yang ada. Hasil pengkodean ini memungkinkan peneliti dalam mendapatkan gambaran respon terhadap pertanyaan yang sama. Pengkodean dilakukan dengan teknik yang mengacu pada Miles dan Huberman (1985). Refleksi hasil pengkodean digunakan sebagai tema-tema. Setelah pengkodean selesei, kemudian dilakukan proses evaluasi terhadap tingkat dukungan masing-masing tema. Informasi lebih lanjut mengenai atlas.ti bisa dilihat pada lampiran penelitian.

Tahapan Penelitian

Penelitian ini dimulai dengan melakukan identifikasi terhadap masalah yang terjadi kemudian menentukan topik yang akan diteliti. Untuk dapat memudahkan peneliti dalam memahami penelitian ini, sebelum proses pengumpulan data dimulai peneliti melakukan studi literatur dan penelitian terdahulu untuk mendapatkan gambaran seperti apa penelitian ini akan dibangun.

Pada tahap awal pengumpulan data kualitatif, peneliti melakukan perencanaan wawancara dengan membuat daftar pertanyaan wawancara dan menentukan narasumber yang memiliki kapabilitas untuk membantu peneliti dalam menjawab pertanyaan penelitian ini. Ketika persiapan dalam melakukan wawancara telah selesai, tahap selanjutnya adalah melakukan pengumpulan data melalui wawancara dengan narasumber yang telah ditetapkan.

Setelah data terkumpul, dilakukanlah analisis menggunakan software atlas.ti dengan menyusun dan merangkum hasil wawancara kemudian melakukan mapping model co-creation KUB Zocha menggunakan model the DART berdasarkan hasil wawancara dengan narasumber tersebut. Hasil wawancara yang ada akan dibagi kedalam empa blok yang terdiri dari Dialogue, Access, Risk Assesment, dan Tansparancy dari aktivitas co-creation KUB Zocha.

Setelah analisis selesai dilakukan, akan dilakukan cross check kepada narasumber dengan melakukan presentasi hasil analisis co-creation, lalu merekomendasikan model co-creation yang baru dari hasil evaluasi model bisnis KUB Zocha. Secara garis besar, tahapan penelitian yang telah dipaparkan oleh peneliti diatas dapat dilihat pada Gambar :

Lokasi Penelitian

Penelitian ini akan dilakukan di beberapa lokasi di kabupaten Garut yang terdiri dari:

1.          Pemilik Zocha 2.     UKM Chocodot

 

3.          Divisi Produksi 4.     UKM Jaket Kulit

 

5.          Divisi Marketing 6.     UKM Hotel Sampireun
7.     Plasma Kerajinan Tenun

 

10. UKM Batik Garut
8.     Plasma Kerajinan Batok dan Box

 

11. Pelanggan Korem

 

9.     UKM-UKM

 

12. Pelanggan Personal (Ibu Lis)

Variabel Operasional

Menurut Sugiyono (2011: 38), variabel penelitian pada dasarnya adalah segala sesuatu yang berbentuk apa saja yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari sehingga diperoleh informasi tentang hal tersebut, kemudian ditarik kesimpulannya. Berdasarkan landasan teori dan penelitian terdahulu, maka indikator variabel yang digunakan dalam penelitian ini berdasarkan dari Prahalad (2004) untuk menjawab rumusan masalah yang dapat dilihat pada Tabel berikut:

Variabel Tujuan Indikator Pertanyaan Pemilik Zocha Pertanyaan Pemasok Zocha Pertanyaan Pelanggan Zocha
Dialogue Untuk mengetahui dialog yang terjadi antara konsumen dengan perusahaan 1.Fokus pada isu-isu yang menarik minat baik konsumen dan perusahaan.

2.Memerlukan sebuah forum dimana dialog dapat terjadi

3.Diperlukan aturan keterlibatan (eksplisit atau implisit) yang membuat interaksi berjalan produktif

 

1. Komunikasi apa yang Anda lakukan kepada konsumen dan pemasok?

2. Percakapan seperti apa yang anda buat?

3. Apa yang Anda bicarakan kepada konsumen dan pemasok?

4. Apakah ada dialog dari konsumen dan pemasok tentang produk?

 

1. Komunikasi apakah yang anda lakukan dengan Zocha?

2. Percakapan seperti apa yang anda buat?

3. Apa yang anda bicarakan dengan Zocha?

4.Apakah ada dialog dari Zocha tentang produk?

5. Apakah Zocha melibatkan pemasok tentang pembuatan produk?

1. Komunikasi apakah yang anda lakukan dengan Zocha?

2. Percakapan seperti apa yang anda buat?

3. Apa yang anda bicarakan dengan Zocha?

4.Apakah ada dialog dari Zocha tentang produk?

5. Apakah Zocha melibatkan pelanggan tentang pembuatan produk?

Access Untuk mengetahui akses yang menghubungkan antara konsumen dengan perusahaan 1.Akses dimulai dengan informasi dan alat bantu

2.Akses bisa juga melibatkan sumber daya Teknologi Informasi seperti komputasi

3.Konsumen bisa juga menginginkan akses menuju gaya hidup (life style)

4.Akses dapat menciptakan peluang baru dalam pasar yang berkembang saat ini (pemanfaatan internet contohnya)

5.Akses juga dapat mengubah kapasitas untuk ekspresi diri.

 

1.Tools apa yang digunakan Zocha agar konsumen dan pemasok dapat memperoleh informasi tentang Zocha?

2. Apakah konsumen dan pemasok pernah memberi saran dalam pemakaian sebuah tools?

3. Apakah tools yang digunakan berfungsi dengan baik?

4.Apakah anda menggunakan media online sebagai tools dalam memberikan informasi?

 

1. Apakah ada tools yang digunakan untuk mengakses Zocha?

2. Apakah ada saran dalam pemakaian tools pada Zocha?

3. Apakah tools yang digunakan berfungsi dengan baik?

4. Apakah ada penggunaan teknologi dalam mengakses Zocha?

1. Apakah ada tools yang digunakan untuk mengakses Zocha?

2. Apakah ada saran dalam pemakaian tools pada Zocha?

3. Apakah tools yang digunakan berfungsi dengan baik?

4. Apakah ada penggunaan teknologi dalam mengakses Zocha?

Risk Assesment Untuk mengetahui cara perusahaan dalam mengelola resiko yang terjadi dalam proses co-creation 1.Adanya informasi resiko secara jelas, tidak sekedar data melainkan adanya metodologi yang terkait dengan produk dan layanan

2.Fokus pada penilaian resiko dan pengurangan dampak buruk

3. Tidak mengarah pada mentalitas bersifat defensive

4.Manajemen resiko menawarkan peluang baru untuk perusahaan untuk membedakan dirinya

5.Dialog aktif pada resiko dan keterlibatan manfaat dalam menggunakan produk dan jasa bisa membuat level baru dari kepercayaan antara konsumen dan perusahaan.

1. Solusi seperti apa yang Anda buat dalam menangani konsumen dan pemasok yg co creator?

2. Apakah anda menuruti keinginan konsumen dan pemasok yang co-creator?

3.Bagaimana cara menangani komplain pada pelanggan?

1. Solusi seperti apa yang Anda buat dalam menangani pihak Zocha yg co creator?

2. Apakah ada solusi yang diberikan dari pihak Zocha apabila terjadi kesulitan dalam proses kreasi produk?

1. Solusi seperti apa yang Anda buat dalam menangani Zocha dalam proses kreasi produk?

2. Apakah tindakan yang dilakukan pelanggan apabila terjadi permasalahan dalam kreasi produk?

 

Transparency Untuk mengetahui bagaimana kemudahan konsumen dalam mencari informasi tentang perusahaan 1.Adanya sinergi antara elemen building blocks yaitu transparansi, resiko penilaian,akses dan dialog yang melibatkan pelanggan sebagai kolaborator

2.Transparansi memfasilitasi dialog kolaboratif dengan konsumen.

1. Apakah konsumen dan pemasok memiliki kemudahan dalam memperoleh informasi dari perusahaan?

2. Informasi seperti apakah yang dapat diakses oleh konsumen dan pemasok?

3. Apakah ada akses khusus dalam memperoleh informasi?

1. Apakah ada kemudahan dalam mengakses pelanggan?

2.Informasi apa saja yang anda dapat dari Zocha?

3.Apakah ada akses khusus dalam menggali informasi pelanggan?

2. Apakah ada kemudahan dalam mengakses pemasok?

2.Informasi apa saja yang anda dapat dari Zocha?

3.Apakah ada akses khusus dalam menggali informasi pelanggan

 

Nara Sumber sebagai Sampel

Menurut Sugiyono (2009) yang dimaksud dengan sampel adalah sebagai berikut:

“Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut”. Dimana pada penelitian ini peneliti menggunakan purposive sampling dan snowball sampling.Purposive sampling adalah pengambilan sumber data dengan perimbangan tertentu (Sugiyono, 2011) dan Snowball sampling adalah teknik penentuan sampel yang mula-mula jumlahnya kecil, kemudian sampel ini disuruh memilih teman-temannya untuk dijadikan sampel (Sugiyono, 2011). Begitu seterusnya, sehingga jumlah sampel semakin banyak. Ibarat bola salju yang menggelinding, makin lama semakin besar.

Dari penelitian ini peneliti akan mengambil sumber informasi sampai data yang dibutuhkan cukup kuat dalam menghasilkan kesimpulan. Sumber Informasi yang akan kita jadikan sampel dimulai dari pemilik Zocha Graha Kriya, Pemasok Zocha dan pelanggan tetap Zocha.

Sumber Data

Pengumpulan data dapat dilakukan dengan berbagai setting, berbagai sumber dan berbagai cara. Bila dilihat dari sumber datanya, maka pengumpulan data dapat menggunakan dua sumber yaitu:

  1. Sumber Primer adalah sumber data yang langsung memberikan data kepada pengumpul data. Data ini dikumpulkan dengan cara wawancara mendalam dengan informan maupun pengumpulan data dari media massa.
  2. Sumber Sekunder adalah sumber yang tidak langsung memberikan data kepada pengumpul data, misalnya melalui orang lain atau dokumen. (Sugiyono, 2011).

Untuk mendapatkan data yang mendalam dari narasumber, penulis melakukan wawancara mendalam dengan Pemilik KUB Zocha Graha Kriya , pemilik plasma-plasma zocha, pelanggan tetap zocha, studi pustaka beserta internet (searching) dengan situs-situs yang dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.

Teknik Pengumpulan Data

Dalam penelitiannya, penulis menggunakan teknik pengumpulan data triangulasi yang berarti sebagai teknik pengumpulan data yang bersifat menggabungkan dari berbagai teknik pengumpulan data dan sumber data yang telah ada.

Peneliti melakukan wawancara mendalam (indepth interview) yang dilakukan kepada subyek penelitian. Wawancara mendalam merupakan proses memperoleh keterangan untuk tujuan penelitian dengan cara tanya jawab sambil bertatap muka antara pewawancara dengan informan atau orang yang diwawancarai, pengumpulan data dari pemilik Zocha Graha Kriya sebagai objek penelitian, Plasma-plasma zocha sebagai pemasok.

Menurut Susan stainback (Sugiyono 2011:241) menyatakan bahwa “The aim is not to determine the thruth about some social phenomenon, rather the purpose of triangulation is to increase one’s understanding of what ever is being investigated” (Tujuan dari triangulasi bukan untuk mencari kebenaran tentang beberapa fenomena, tetapi lebih pada peningkatan pemahaman peneliti terhadap apa yang telah ditemukan).

 

Uji Validitas dan Kredibilitas

Dalam pengujian keabsahan data, penulis menggunakan triangulasi. Triangulasi menurut Wiliam Wiersma (Sugiyono, 2011) Triangulasi adalah validasi silang secara kualitatif . Dengan menilai kecukupan data sesuai dengan konvergensi beberapa sumber data atau prosedur pengumpulan beberapa data. Triangulasi dalam pengujian kredibilitas ini diartikan sebagai pengecekan data dari berbagai sumber dengan berbagai cara, dan berbagai waktu.

Untuk menguji kredibilitas data penulis akan menggunakan triangulasi sumber, “ Triangulasi sumber dilakukan dengan cara mengecek data yang telah diperoleh melalui beberapa sumber” (Sugiyono, 2011)

Dalam hal ini penulis akan menguji kredibilitas data yang telah didapatkan baik dari pihak pemilik KUB zocha, Plasma-plasma KUB zocha, dan pelanggan produk zocha.
data dari ketiga sumber tersebut kemudian akan penulis deskripsikan, dikategorikan, mana pandangan yang sama dan yang berbeda dan spesifik dari keempat sumber data tersebut. Data yang telah dianalisis peneliti kemudian dimintakan kesepakatan dari ketiga sumber data tersebut.

Teknik Analisis Data

Menurut Sugiyono (2011), “analisis data dalam penelitian kualitatif dilakukan sejak sebelum memasuki lapangan, selama di lapangan, dan setelah selesai dilapangan”. Dari pernyataan itu menunjukkan penelitian kualitatif diharapkan sejak awal pengumpulan data sudah langsung diadakan analisis data dengan mengadakan interpretasi untuk memecahkan masalah yang dihadapi.

Miles dan Huberman (Sugiyono, 2011), mengemukakan bahwa aktivitas dalam analisis data kualitatif dilakukan secara terus menerus, hingga datanya jenuh. Aktivitas tersebut adalah reduksi data (data reduction), penyajian data ( data display), dan penarikan kesimpulan (Conclusion drawing). Alat analisis data yang digunakan adalah Atlas.ti dimana tutorial penggunaannya terdapat pada lampiran.

a. Reduksi Data (Data Reduction)

Reduksi data adalah analisis data yang dilakukan dengan memilih hal – hal yang pokok, memfokuskan pada hal – hal yang penting, dicari tema dan polanya. Data yang diperoleh di dalam lapangan ditulis dalam bentuk uraian atau laporan yang terperinci. Dari hasil narasi tersebut akan dikodekan sesuai dengan variabel model the DART menggunakan Atlas.ti.

b. Penyajian Data ( Data Display)

Penyajian data dilakukan dalam bentuk uraian singkat, bagan, hubungan antar kategori, flowchart, dan sejenisnya. Miles dan Huberman (Sugiyono, 2011) menyatakan bahwa yang paling sering digunakan untuk menyajikan data dalam penelitian kualitatif adalah teks yang bersifat naratif. Peneliti juga menyajikan data melalui network view menggunakan Atlas.ti untuk memudahkan peneliti dalam menyampaikan hasil penelitian.

c. Penarikan Kesimpulan (Conclusion Drawing)

Dari hasil quoation yang diperoleh menggunakan Atlas.ti, quotation tersebut kemudian dikategorikan, dicari tema dan polanya kemudian ditarik kesimpulan. Kesimpulan awal yang dikemukakan masih bersifat sementara, dan akan berubah bila tidak ditemukan bukti-bukti yang kuat yang mendukung pada tahap pengumpulan data berikutnya.

Jangan lupa baca juga penelitian kualitatif lainnya seperti:

Cara Mengukur Efektivitas Aplikasi