Model grafik untuk resolusi konflik digunakan untuk menganalisis secara formal konflik yang sedang berlangsung antara India dan Bangladesh mengenai peraturan Sungai Gangga. Sebelumnya silahkan baca artikel:

Konflik Sungai Gangga India-Bangladesh

Analisis ini diambil dari paper Yoshimi HAGIHARA, and Maiko SAKAMOTO yang berjudul Conflict Management on Utilization of the Gages Water Resources Between Bangladesh and India. Yang paper lengkapnya dapat di download di: Gangga India Bangladesh

Diketahui berikut adalah Player (DM), opsi (Option) dan State. Jumlah State didapatkan dari 2 pilihan (Yes atau No) dan 3 Opsi, sehingga 2^3 = 8 STATES. Keseluruhan states dianggap Feasible sehingga berlakulah 8 states.

Preferensi Bangladesh adalah sebagai berikut:

Bangladesh paling menyukai state 8, dan paling tidak menyukai state 4.

Preferensi India adalah sebagai berikut:

India paling menyukai state 4 dan paling tidak menyukai state 5.

Sehingga Tabel Analisis Stabilitasnya adalah sebagai berikut:

Riset ini menggunakan 2 stabilitas yaitu Nash Stability (r) dan sequential Stability (s), serta menggunakan notasi “u” untuk kondisi unstable.

Terdapat dua Equilibrium yaitu pada state 8 dan state 3. Dengan demikian perlu dilakukannya analisis stabilitas untuk memilih state mana yang lebih baik.

Analisis Sensitivitas

Dari analisis sensitivitas dapat dilihat bahwa baik dari pihak India maupun Bangladesh, keduanya melihat bahwa state 8 merupakan pilihan terbaik daripada state 3, sehingga state 8 disebut dengan “joint improvement”.

Semoga membantu

Jangan lupa untuk baca GMCR lainnya seperti:

Resolusi Konflik Gede Bage