Bagi kalian yang sekarang ini berada di kelompok usia 10 s.d 20 tahun (Sebutlah Kelompok A), untuk melakukan transaksi online mungkin bukan merupakan hal yang terlalu susah dalam teknisnya. Tapi … sadarkah kalian bahwa “decision proses” kalian itu sebetulnya melewati beberapa tahapan.

Nah.. akan menjadi menarik bagi mereka yang berada pada kelompok usia 20 s.d 60 tahun (Sebutlah Kelompok B). Mungkin range-nya terlihat seperti terlalu jauh, namun bisa disimpulkan, kelompok usia ini lebih berhati-hati dan membutuhkan waktu untuk “decision process” yang lebih lama di bandingkan kelompok usia yang lebih muda di bandingkan mereka.

Terlepas, produk yang akan mereka konsumsi melalui jalur online adalah jenis produk yang “high involvement” atau “low involvement“. Bila kita melihat dari besaran nilai uang yang harus dikeluarkan, beda kelompok usia akan memiliki perilaku yang berbeda.

Hal ini penting untuk di lihat oleh para pelaku bisnis online. Sebagai contoh : Berbagai jenis aplikasi yang di tawarkan di Google Apps Store, tentunya memiliki segmen pasar pada target usia yang berbeda.

Pada konsumen kelompok A, kecenderungan mereka untuk menginstall berbagai applikasi untuk smart phone mereka dan melakukan exploration dari benefit value yang dirasakan dari aplikasi tersebut. Mereka tidak sungkan melakukan install dan un-install dalam tempo yang sangat singkat untuk memutuskan, apakah mereka membutuhkan aplikasi tersebut atau tidak. Sedangkan pada pola konsumsi aplikasi smart phone di kelompok B, besar kemungkinan mereka akan memanfaatkan aplikasi yang sudah terinstall terlebih dulu, dan cenderung melakukan tahapan evaluasi yang lebih lama untuk memutuskan tambahan aplikasi smart phone.

Tulisan ini hanya mengupas satu sisi dari sekian banyak sisi yang bisa dijadikan ide ataupun landasan pemikiran untuk kajian yang lebih dalam di bidang ini.

Bila para pelaku bisnis online, dapat dengan jeli melihat perbedaan perilaku ini, maka implementasi juga dapat dilakukan mulai dari desain produk, strategi pasar, positioning brand, dan yang lebih sensitive lagi adalah benefit yang akan di tawarkan.

Mengenai produk yang akan di produksinya, tentu akan menjadi sebuah peluang bisnis dengan idea yang sangat liberal bagi para start-up business, UMKM, dsbg. Dapat berupa produk jadi, jasa pelayanan, informasi, money gate transfer, bisnis kuliner, logistics service, bisnis pendidikan, dan bahkan cara industri perbankan memberikan online service kepada nasabahnya.

Hmm… ranah explorasi yang luas bukan ??

Simak terus artikel-artikel bebas kami dari para ranger di www.sharingaddicted.com yang menginspirasi, bebas berseni dan ilmiah. Semoga bermanfaat.

Author : Eka Yuliana
IG : @ekayulianna
E-mail : ekayulianna@gmail.com