Hallo shareaddict, bicara tentang uang memang selalu menarik yah. Nah buat kalian yang masih kuliah dan minat berkarir di sebuah perusahaan, jangan lupa untuk mempertimbangkan dua hal ini yah GAJI dan INSENTIF. Kenapa? Yuk Simak.

Apa itu Insentif?

Pengertian Insentif beragam, berikut adalah pendapat para ahli mengenai insentif.

  • Andrew F. Sikula menyatakan bahwa  insentif ialah sesuatu yang mendorong atau mempunyai kecenderungan untuk merangsangsuatu kegiatan, insentif adalah motif-motif dan imbalan-imbalan yang dibentuk untuk memperbaiki produksi.
  • Heidjrachman: Pengupahan insentif dimaksudkan untuk memberikan upah/gaji yang berbeda karena prestasi kerja yang berbeda.
  • Adams dan Hicks: Insentif adalah semua bentuk imbalan dan hukuman (punishments) yang diterima oleh para pemberi layanan (providers) sebagai konsekuensi dari organisasi tempat mereka bekerja, institusi yang mereka operasionalkan, dan intervensi-intervensi yang mereka lakukan.

Insentif adalah kompensasi khusus yang dirancang untuk memotivasi kinerja luar biasa (superior performance). Dalam bahasa yang lebih sederhana insentif dapat diartikan sebagai bonus diluar gaji. Kompensasi dalam bentuk insentif ini mempunyai kaitan langsung dengan motivasi (jadi insentif diberikan guna meningkatkan motivasi). Insentif diberikan tergantung dari prestasi atau produksi.

Kompensasi insentif dibedakan atas:

  • Bonus Utuh (lump-sump), yaitu pembayaran kas sekali waktu/tunai atau hak untuk membeli saham perusahaan berdasarkan kinerja.
  • Pembagian Keuntungan (profit sharing), yaitu pemberian bonus berdasarkan keuntungan perusahaan.
  • Pembagian Pendapatan (gain sharing), yaitu pemberian bonus karena berhasit melampaui target kinerja yang ditetapkan atau terjadi efisiensi kerja.
  • Pembayaran atas Pengetahuan Yang Dimiliki (pay for knowledge), yaitu pemberian kenaikan upah/gaji atas keterampilan atau pekerjaan baru yang merek

Sedangkan menurut Mondy dan Noe yang dikutip Marwansah dan Mukaram (2000) insentif terbagi menjadi 2 (dua) kelompok yaitu:

Financial insentive (Insentif Uang)
Insentif Uang merupakan insentif dalam bentuk material (uang) yang biasa diberikan secara bersamaan dengan upah atau gaji insentif ini diiberikan kepada pegawai/karyawan yang memiliki prestasi kerja melebihi standar kinerja yang ditetapkan oleh perusahaan/instasi. Insentif Uang ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu :
a. Finansial insentive langsung, terdiri dari atas :
1. Pembayaran yang diterima oleh seseorang berbentuk Bonus

2. Komisi.

b. Finansial insentif tidak langsung, meliputi semua balas jasa finansial yang tidak termasuk ke dalam finansial insentif langsung seperti :
1. Tunjangan-tunjangan
2. Asuransi
3. Bantuan sosial pegawai dan sebagainya.

Non financial insentive (Insentif Non Uang)
Non financial insentive terdiri atas berbagai bentuk kepuasan yang diterima seseorang dari pekerjaannya itu sendiri, atau berupa lingkungan fisik tempat seseorang ini bekerja. Kepuasan dari pekerjaan ini dapat dilihat dengan adanya :

1. Tanggung jawab dari pegawai dalam mengerjakan tugas yang dibebankan kepadanya
2. Adanya peluang dalam mengembangkan diri
3. Tugas-tugas yang menarik serta merasa tertantang dalam menyelesaikan suatu pekerjaan
4. Pemberian promosi
5. Pemberian penghargaan
6. Adanya pujian lisan atau tulisan

Kepuasan yang berasal dari lingkungan kerja adalah rekan-rekan kerja yang menyenangkan, atasan yang kompoten dan kondisi kerja yang nyaman. Baik financial insentive maupun non financial insentive masing-masing memegang peranan dalam memberikan dorongan yang memungkinkan pegawai untuk memberikan prestasi kerja yang optimal. Bentuk-bentuk ini mempunyai hubungan yang erat satu sama lainnya dan juga saling melengkapi sehingga tujuan dari pemberian insentif itu dapat tercapai.

Berdasarkan bentuk-bentuk insentif di atas maka terdapat beberapa kriteria dari insentif, antara lain :
1. Dorongan materi berupa uang atau barang.
2. Kesempatan untuk mendapatkan penghargaan.
3. Terpenuhinya syarat-syarat fisik pekerjaan yang diinginkan lingkungan yang bersih dan tenang.

Di Indonesia, PT Jakarta International Container Terminal (JICT) diduga  sebagai Perusahaan yang memberikan Gaji tertinggi di Indonesia.  staff disana dibayar dengan besaran gaji Rp 37,84 juta per bulan. JICT pun tak tanggung-tanggung dalam memberikan upah di level di atas staff. Untuk tingkatan supervisor digaji sebesar Rp 60,12 juta, manager Rp 70,9 juta, dan senior manager Rp 92,69 juta setiap bulannya.

Di sektor perbankan, PT Bank Mandiri termasuk pemberi gaji besar. Bank pelat merah ini menggaji manager sebesar Rp 11,49 juta, senior manager Rp 19,84 juta, dan general manager Rp 38 juta per bulan.

Adapun PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) yang merupakan perusahaan pelat merah di bidang telekomunikasi, menggaji managernya sebesar Rp 14,7 juta, dan general manager Rp 20,5 juta setiap bulannya

Nah bagaimana dengan insentifnya? Apakah jauh lebih besar dari Gaji di atas? Cari tau yah dan ceritakan Insentif suatu perusahaan yang kamu ketahui di kolom komentar di bawah.

Baca juga bacaan berikut ini yah:

Mengenal Tokoh John Forbes Nash, Bapak Teori Permainan